news

Pawai Budaya, SMA Negeri 3 Nganjuk Angkat Kejayaan dan Kemegahan Mataram Kuno Era Sri Maharaja Rakai Pikatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Para siswa SMKN 3 Jombang saat mengikuti pawai budaya (Miftah Anani/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Jejak kejayaan dan kemegahan Kerajaan Mataram Kuno pada era Sri Maharaja Rakai Pikatan dihidupkan SMA Negeri 3 Nganjuk melalui Pawai Budaya Kabupaten Nganjuk, Sabtu 15 Agustus 2026.

Mengusung tema “Kejayaan dan Kemegahan Mataram Kuno Era Sri Maharaja Rakai Pikatan”, para pelajar SMA Negeri 3 Nganjuk tidak sekadar menampilkan kostum dan ornamen bernuansa kerajaan. Mereka membawa pesan sejarah tentang persatuan, toleransi, gotong royong, dan pentingnya menjaga warisan budaya.

Konsep tersebut mengajak masyarakat melihat kembali salah satu periode penting dalam sejarah Jawa pada abad ke-9. Saat itu, Kerajaan Medang atau Mataram Kuno berkembang dan melahirkan berbagai peninggalan budaya yang hingga kini menjadi bagian dari identitas bangsa.

Baca Juga: 5.000 Pasukan Pagar Nusa Jatim Malam Ini Digembleng untuk Pengamanan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Rakai Pikatan merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Medang. Masa pemerintahannya kerap dikaitkan dengan perkembangan pembangunan dan kebudayaan pada periode tersebut, termasuk dengan kompleks Candi Prambanan yang berkembang pada abad ke-9.

Kemegahan Mataram Kuno kemudian diterjemahkan para pelajar dalam bentuk visual yang kreatif. Busana, atribut kerajaan, dan berbagai ornamen sejarah dipadukan dengan atraksi pawai sehingga kisah masa lalu dapat dinikmati masyarakat secara lebih dekat dan menarik.

Bagi SMA Negeri 3 Nganjuk, sejarah tidak berhenti sebagai materi di ruang kelas. Pawai budaya menjadi ruang pembelajaran terbuka yang mendorong siswa mengenal, memahami sekaligus memperkenalkan kembali warisan peradaban kepada masyarakat.

Baca Juga: Siapkan Pendidikan Berbasis Cinta, Ribuan Guru PAl Nganjuk Ikuti Workshop

Kepala SMA Negeri 3 Nganjuk, Pujianto turut mendukung keterlibatan sekolah dalam kegiatan tersebut. Kreativitas peserta didik menjadi bagian dari upaya sekolah mengembangkan pendidikan karakter melalui seni, budaya, dan sejarah.

Pesan yang diangkat juga relevan dengan kehidupan saat ini. Kemajuan sebuah peradaban tidak hanya dibangun oleh kekuasaan, tetapi juga oleh kebersamaan, pengetahuan, kreativitas dan kemampuan masyarakat menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Pawai Budaya Kabupaten Nganjuk dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan, Forkopimda, pimpinan OPD, unsur pendidikan, Kementerian Agama serta aparat keamanan.

Baca Juga: Gelar Pembinaan, Camat di Nganjuk Ini Berpesan Remaja Jangan Hanya Terjebak Pemikiran Akademik

Rangkaian pawai dimulai dari Stadion Anjuk Ladang dan berakhir di Alun-alun Nganjuk. Para peserta melintasi Jalan Anjuk Ladang, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Basuki Rahmat.

Antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang jalur pawai. Warga memadati sejumlah titik untuk menyaksikan penampilan peserta sekaligus menikmati beragam kekayaan sejarah dan budaya yang ditampilkan.

Halaman:

Tags

Terkini