SketsaNusantara.id - Usaha kreatif dilakukan panitia dalam menarik kehadiran jamaah pada acara Safari Maulid. Putaran pertama ini digelar di Masjid Al-Huda Watugaluh Krajan dengan menebar ribuan hadiah.
Mulai dari dua ekor kambing, lemari es, mesin cuci, kompor gas, kipas angin, blender, magic com dan perabot rumah tangga.
Kegiatan ini digelar Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Watugaluh Kecamatan Diwek, Jombang. Saking membludaknya ribuan jamaah, jalan poros kecamatan Diwek terpaksa ditutup.
Tampak hadir KH Nur Hadi, Rais Syuriah MWCNU Diwek yang juga pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh. Termasuk para perangkat desa dan jajaran pengurus PRNU Watugaluh.
Muhammad Sulthon, Ketua PRNU Watugaluh, mengakui kegiatan ini memang program unggulan dari PRNU Watugaluh. "Sebagai maskot selain Safari Ramadhan, yang dinantikan jamaah NU di sini," ujarnya, Jumat 18 Agustus 2026
Ketua panitia, Muhammad Afifuddin menjelaskan, tahun ini Safari Maulid tahun keempat. "Nanti ada lima putaran, bergilir antar masjid, terakhir tanggal 11 September di Masjid Ar-Rahman Dusun Gendong," ujarnya.
Setiap putaran, lanjutnya, ada santunan anak yatim dan disediakan ribuan hadiah. "Semua kupon gratis, dananya dari para donatur," imbuhnya.
Hadiah hiburan bisa langsung diambil jamaah karena sudah digantung di atas jamaah. "Saat pembacaan shalawat Nabi nanti memasuki mahalul qiyam," imbuhnya.
Saat memberikan mauidzah hasanah, KH Nur Hadi lebih banyak mendorong jamaah untuk mencintai dan meneladani Nabi. "Sehingga warga Watugaluh makin rukun dan bahagia," ujarnya.
Kiai muda akrab disapa Mbah Bolong ini juga menekankan pentingnya ikhlas dalam melaksanakan Maulid. "Agar peringatan maulid bisa diterima, maka harus ada jajanan, agar semua bahagia," pungkasnya.
Saat ditemui di lokasi acara, ketua takmir Masjid Al-Huda, Kiai Zainal Abidin, berterima kasih menjadi lokasi Safari Maulid.***