SketsaNusantara.id - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, tengah jadi perhatian publik usai tertangkap dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis, 9 Juli 2026.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Bupati Sukoharjo mengenakan masker dan rompi hitam, digiring masuk ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, Etik ditangkap terkait kasus dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Tak sendiri, Etik diamankan beserta 5 orang lainnya.
Sejak penangkapan tersebut, sosok Bupati Sukoharjo menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rekam jejak hingga kekayaannya pun tak luput jadi sorotan publik.
Profil Etik Suryani: Pimpin Sukoharjo Selama 2 Periode Menghadapi Kotak Kosong
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Pemkab Sukoharjo, diketahui Etik Suryani merupakan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memimpin Sukoharjo selama 2 periode.
Wanita kelahiran Surakarta, 15 Maret 1963 itu meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Surakarta pada tahun 2010. Etik melanjutkan studi S2 dan meraih gelar Magister di STIE AUB Surakarta pada tahun 2018.
Sebelum terjun ke dunia politik, Etik pernah bekerja di Bank Bumi Arta Tbk selama 27 tahun sejak 1983 hingga 2010. Ia tercatat menjadi kader PDIP tahun 2007 hingga terpilih sebagai Bupati Sukoharjo bersama Agus Santosa pada Pilkada 2020.
Selama masa pemerintahannya, Kabupaten Sukorharjo mendapat sejumlah penghargaan salah satunya dari BRIN.
Etik juga mendapat penghargaan SSBI Award 2025 sebagai Kepala Daerah Inspiratif dalam bidang Inovasi Pembangunan SDM. Ia juga menerima penghargaan KIP Awards dengan capaian tertinggi ikategori informatif pada tahun 2024.
Etik juga dipercaya menjadi Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo periode 2016-2021. Ia mendapat sejumlah penghargaan termasuk Maggala Karya Kencana dari BKKBN pada tahun 2015 dan mendapat penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden pada tahun 2017 lalu.
Pada Pilkada 2024, Etik kembali maju mencalonkan diri dan terpilih menjadi Bupati Sukoharjo bersama Eko Sapto Purnomo. Dalam kontestasi tersebut, pasangan ini menang menghadapi kotak kosong dengan meraih 66,76 persen suara.