SketsaNusantara.id - Masyarakat Indonesia memperingati Hari Bank Indonesia setiap tanggal 5 Juli.
Peringatan tersebut tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya Bank Negara Indonesia (BNI), bank pertama milik pemerintah yang lahir setelah Indonesia merdeka.
Tanggal 5 Juli dipilih karena pada 5 Juli 1946 pemerintah mendirikan Bank Negara Indonesia sebagai lembaga keuangan milik negara.
Kehadiran bank tersebut menjadi salah satu langkah penting pemerintah dalam membangun sistem ekonomi nasional pascakemerdekaan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Facebok Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bantul, peringatan Hari Bank Indonesia merujuk pada berdirinya BNI pada 5 Juli 1946.
Pada masa awal kemerdekaan, BNI tidak hanya berfungsi sebagai bank umum. Bank tersebut juga sempat menjalankan peran sebagai bank sentral sebelum berdirinya Bank Indonesia.
Baca Juga: 10 Ucapan Hari Bank Indonesia 5 Juli 2026, Pesan Berkesan untuk Post Story Instagram dan WhatsApp
Selain itu, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI), mata uang pertama Republik Indonesia yang mulai beredar pada 1946. Kehadiran ORI menjadi simbol kedaulatan ekonomi Indonesia setelah merdeka.
Sejarah Hari Bank Indonesia sendiri berkaitan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 1968 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.
Dalam keputusan tersebut, tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Indonesia.
Peringatan ini ditetapkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa perbankan nasional dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Dikutip dari laman Universitas Brawijaya, Hari Bank Indonesia menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dunia perbankan nasional sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor keuangan.