SketsaNusantara.id - Nama Bundaran Hotel Indonesia (HI) kembali menjadi sorotan setelah kawasan tersebut sempat direncanakan menjadi titik aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) pada Jumat, 12 Juni 2026.
Namun, aksi tersebut tidak terlaksana di lokasi yang direncanakan setelah akses menuju Bundaran HI diblokade aparat kepolisian.
Aparat pun mengarahkan massa untuk menggelar aksi di kawasan Gedung DPR RI.
Terlepas dari peristiwa tersebut, Bundaran HI selama ini dikenal sebagai salah satu ikon paling terkenal di Jakarta.
Lokasi yang berada di jantung ibu kota ini bukan hanya menjadi pusat lalu lintas dan aktivitas masyarakat, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang erat dengan perkembangan Jakarta modern.
Dirangkum SketsaNusantara.id dari laman Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Kebudayaan, berikut sejumlah fakta menarik tentang Bundaran HI.
1. Dibangun atas gagasan Presiden Soekarno
Bundaran HI merupakan bagian dari proyek besar yang digagas Presiden pertama RI, Soekarno, untuk menyambut penyelenggaraan Asian Games 1962 di Jakarta.
2. Berada di depan Hotel Indonesia
Nama Bundaran HI berasal dari lokasinya yang berada tepat di depan Hotel Indonesia, hotel berbintang pertama di Indonesia yang juga dibangun menjelang Asian Games 1962.
3. Memiliki Tugu Selamat Datang
Banyak orang menganggap Bundaran HI dan Tugu Selamat Datang adalah objek yang berbeda.