“Di area depan gereja nantinya tidak ada PKL. Kami siapkan ruang duduk santai supaya suasananya tetap nyaman, rapi, dan enak dipandang,” sambungnya.
Ia menjelaskan, kawasan di sekitar gereja akan dirancang dengan nuansa Eropa klasik. Tema tersebut dipilih agar selaras dengan karakter bangunan dan suasana lingkungan di sekitarnya.
“Nanti mulai dari pertigaan sampai area sana konsepnya bergaya Eropa klasik. Gerobak para pedagang juga akan menyesuaikan tema tersebut,” katanya.
Selain melakukan pembangunan fisik, Pemkab Jember juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam menentukan identitas kawasan kuliner tersebut. Warga dipersilakan mengajukan usulan nama kreatif sebelum street food resmi diluncurkan.
Baca Juga: Tekan Jalur Ilegal, Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Klinik Khusus CPMI di RSD Balung
“Silakan masyarakat memberikan usulan nama yang menarik. Tapi jangan marah kalau nanti usulannya belum terpilih,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI