“Selang beberapa lama dari insiden ini korban dibawa ke RS Soebandi dan update terbaru korban dinyatakan meninggal dunia,” tulis akun tersebut.
Insiden ini juga membuat KA Sangkuringan berhenti luar biasa usai temperan untuk dilakukan pemeriksaan sarana.
Setelah dinyatakan aman, kereta dengan nomor KA PLB 7046A ini pun kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 17.04 WIB.
Pihak DAOP 9 Jember melalui Manager Hukum dan Humasnya, Cahyo Widiantoro, menyesalkan terjadinya insiden temperan tersebut.
“Kami menyampaikan keprihatinan dan menyesalkan atas insiden temperan yang melibatkan KA Sangkuriang di Jember,” ujarnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang.
“Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak bersikap abai saat melindasi perlintasan sebidang,” tuturnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!