Di tengah cuaca panas, serta posisi kabel listrik yang saling berhubungan membuat proses pemindahan korban harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Dengan bantuan warga sekitar, korban akhirnya berhasil dipindahkan dan dipulangkan ke rumah duka.
Kejadian ini pun menuai simpati publik. Tak sedikit warganet yang menyampaikan duka cita mendalam dan doa bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan.
"Innalillahi wainnailaihi roji'un, pantes tadi bunyi mobil damkar, ternyata ada anak meninggal. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran," komentar warganet.
"Astaghfirullah, tadi kebetulan lewat sekitar sana, ternyata ada evakuasi. Namanya musibah, anak-anak gak sadar bahaya kalo main sampe naik-naik ke atas genteng. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua," imbuh warganet lainnya.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berisiko tinggi.
Selain itu, edukasi mengenai bahaya listrik dan lingkungan sekitar juga perlu diberikan sejak dini agar anak-anak lebih memahami risiko yang bisa terjadi ketika bermain di luar rumah.
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan kesedihan, tetapi juga menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini