Tak hanya Indonesia, warganet dari negara lain ikut menyoroti kebakaran ini, menyebutnya "karma" dari Tuhan akibat serangan genosida Israel ke Palestina yang hingga saat ini tak tercapai kesepakatan gencatan senjata.
Ada pula warganet yang ikut mendoakan agar kebakaran ini tak ikut berdampak pada warga Palestina, mengingat kobaran asap hitam disapu angin yang dikhawatirkan akan mengarah ke wilayah Gaza.
Menariknya, musibah kebakaran hutan hebat ini terjadi tepat pada perayaan hari Kemerdekaan ke-77 Israel yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Alhasil, perayaan tahun ini terpaksa dibatalkan.
Hari itu juga bertepatan dengan peringatan Nakba oleh warga Palestina, mengenang pengusiran massal 700.000 warga Palestina oleh kelompok bersenjata Zionis pada tahun 1948 silam.
Update dari YT News melaporkan bahwa kebakaran di sebagian besar wilayah telah terkendali, berkat bantuan internasional dan upaya tim pemadam Israel.
Api di perbukitan Yerusalem sudah padam, meskipun beberapa titik kecil di wilayah Israel utara masih membara. Sekitar 1.500 hektar lahan hangus terbakar.
Sebagian besar warga yang dievakuasi telah kembali ke rumah mereka saat badai pasir mulai mereda pada hari Jumat, 2 Mei 2025.
Kebakaran dan angin kencang menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan, termasuk beberapa rumah warga, namun tidak ada korban jiwa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini