SketsaNusantara.id - Israel kembali dilanda kebakaran hutan hebat pada hari Rabu, 30 April 2025. Musibah ini kembali terjadi setelah dua hari lalu kebakaran melanda negara ini pada hari Senin, 28 April 2025 lalu.
Mengutip dari situs The Times of Israel, kebakaran hebat melanda perbukitan Yerusalem dan 29 titik lainnya di seluruh negeri. Takhanya itu sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel juga dilanda badai angin kencang.
Musibah ini menjadi salah satu bencana terbesar dalam sejarah Israel hingga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan keadaan darurat nasional.
Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id dari postingan video yang diunggah akun Instagram @trtworld, tampak api besar menjalar dengan asap membumbung tinggi menutup jarak pandang jalanan kota.
Tampak beberapa warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat aman, menghindari resiko terkena gangguan pernafasan akibat sebaran asap yang makin meluas.
Saat berada dalam keadaan darurat akibat kebakaran, badai angin dahsyat juga melanda wilayah selatan dan Kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki Israel pada hari Kamis, 1 Mei 2025.
Menurut laporan dari media lokal Channel 12, diketahui badai angin ini bahkan melanda pangkalan militer di Negev.
Dalam video streaming yang diunggah Channel 12, tampak angin telah memporak-porandakan berbagai wilayah Israel saat warga berusaha mengungsi mencari perlindungan.
Kondisi udara panas dan kering disertai angin kencang memperparah situasi, memaksa pemerintah Israel meminta bantuan internasional untuk memadamkan api.
Pemerintah Israel kewalahan menangani musibah kebakaran yang makin meluas. Menteri Luar Negeri Israel meminta bantuan berbagai negara Eropa termasuk Inggris, Prancis, Swedia, Argentina, hingga Spanyol, untuk meminta bantuan menangani musibah ini.
Kantor Perdana Menteri, Kementerian Keamanan Nasional, dan Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya juga telah mengajukan permintaan resmi kepada Yunani, Kroasia, Italia, dan Bulgaria.