SketsaNusantara.id - Masyarakat Kabupaten Jember tidak perlu cemas akan ancaman kelangkaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), dalam beberapa bulan ke depan.
Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember memberikan jaminan bahwa ketersediaan blangko KTP-el dipastikan berada dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026.
Kepastian suplai dokumen kependudukan ini diperoleh setelah dilakukannya pembahasan komprehensif, serta penyelarasan anggaran Perubahan APBD (P-APBD) 2026 bersama jajaran Komisi A DPRD Kabupaten Jember.
Dispendukcapil Jember justru memperoleh suntikan dana segar dari Bupati Jember Muhammad Fawait, diambil untuk mengantisipasi tingginya permintaan pencetakan identitas kependudukan masyarakat setempat.
"Dispendukcapil tidak ada pengurangan anggaran, justru ditambahi dari Bupati Jember. Salah satunya sebesar Rp500 juta untuk hibah uang kepada Kemendagri dalam rangka pengadaan blangko KTP elektronik," ujar Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, saat dikonfirmasi, Kamis 20 Agustus 2026.
Bambang menceritakan, dengan asumsi nominal per keping blangko sebesar Rp10.182, alokasi hibah bernilai setengah miliar rupiah tersebut diproyeksikan sanggup mendanai sekitar 50.000 keping blangko KTP-el baru.
Baca Juga: Pinjaman Rp 786,57 Miliar Pemkab Jember Dinilai Sebagai Langkah Strategis
"Ini komitmen Pemkab Jember agar warga tidak terkendala saat membutuhkan dokumen identitas resmi," imbuhnya.
Berdasarkan rekapitulasi nasional, dari total 514 daerah di Indonesia, baru sekitar 20 kabupaten/kota yang memanfaatkan opsi hibah uang untuk menjamin ketersediaan blangko KTP-el.
Di samping memanfaatkan jalur hibah daerah, Dispendukcapil Jember mengombinasikan langkah tersebut dengan strategi penjemputan fisik langsung ke Kemendagri di Jakarta secara berkala.
Baca Juga: Targetkan PAD Rp23 Miliar Pemkab Jember Bersiap Terapkan Kembali Parkir Berlangganan Oktober 2026
"Setiap satu atau dua minggu sekali, petugas Dispendukcapil berangkat ke Jakarta ke Kemendagri untuk mengajukan dan mengambil blangko KTP-el reguler dari pusat. Tujuannya supaya stok di gudang kita tidak pernah kosong," tutur Bambang.
Bambang menegaskan bahwa, prioritas utama pencetakan tetap ditujukan bagi pemula yang baru menginjak usia 17 tahun.
Artikel Terkait
Pemkab Jember Ajukan Pinjaman Rp786,5 Miliar ke PT SMI, Anggota DPR RI Charles Meikyansah: Langkah Strategis Percepat Pembangunan
Pemkab Jember Berencana Pinjam Rp786,5 Miliar, Fraksi Golkar Beri Sinyal Positif, Agung: Pastikan Program Tak Prioritas Juga Dipangkas
Pemkab Jember Pastikan Kontrak 8.236 PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Bebaskan Biaya Tes Kesehatan
Pemkab Jember Siapkan Motor Operasional demi Maksimalkan Layanan Homecare di Dataran Tinggi
Terima Aspirasi Ratusan Kades, Pemkab Jember Pastikan Perbaikan 527 Km Jalan Desa Rampung pada 2027
Salip Pemerintah Pusat dan Kajian Akademisi, Pemkab Jember Eksekusi Layanan Kesehatan Homecare
Usai Tutup Gerai Miras, Pemkab Jember Segera Revisi Perda Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol: Lebih Diperketat
Targetkan PAD Rp23 Miliar Pemkab Jember Bersiap Terapkan Kembali Parkir Berlangganan Oktober 2026
Pinjaman Rp 786,57 Miliar Pemkab Jember Dinilai Sebagai Langkah Strategis
Meriahkan HUT RI ke 81, Pemkab Jember Gelar Konser Gratis SAPA SUARA Kemerdekaan, Hadirkan Ndarboy Genk