Kamis, 9 Juli 2026

Efisiensi Berbuah Manis, Strategi Dana Murah BRI Tekan Biaya Dana dan Dongkrak Laba Rp15,5 Triliun

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 9 Juli 2026 | 16:35 WIB
BRI sukses menunjukkan konsistensi dalam mentransformasi struktur pendanaannya menjadi lebih efisien.
BRI sukses menunjukkan konsistensi dalam mentransformasi struktur pendanaannya menjadi lebih efisien.

SketsaNusantara.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sukses menunjukkan konsistensi dalam mentransformasi struktur pendanaannya menjadi lebih efisien.

Melalui fokus peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA), BRI berhasil menekan biaya dana (cost of fund/CoF) sekaligus memperkuat kualitas profitabilitas perseroan di tengah dinamika ekonomi global.

Langkah strategis ini sejalan dengan agenda penguatan fundamental dan penciptaan nilai (value creation) yang didorong oleh Danantara di lingkungan BUMN.

Baca Juga: Heboh Terdengar Suara Dentuman dan Gemuruh Misterius di Gresik, BMKG Tak Deteksi Aktivitas Gempa Bumi, Apa Penyebabnya?

Melalui perbaikan struktur pendanaan ini, BRI kini memiliki ruang gerak yang lebih besar untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan kompetitif.

Hingga Maret 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BRI tumbuh 9,4% secara tahunan (year-on-year/YoY) mencapai Rp1.555,1 triliun.

Porsi dana murah kian mendominasi dengan capaian Rp1.058,6 triliun, atau setara 68,07% dari total DPK.

Dominasi CASA ini sukses memangkas cost of fund BRI secara signifikan, dari 2,98% pada Triwulan I 2025 menjadi 2,33% pada Triwulan I 2026 (turun 65 basis poin).

Baca Juga: Fantastis! Segini Harga Supercar McLaren 720S, Spesifikasi Mobil Sport YouTuber Andra ST yang Mengalami Kecelakaan di Solo Nggak Kaleng-Kaleng!

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa penguatan CASA menjadi pilar utama dalam program transformasi perseroan.

Efisiensi biaya dana ini didorong oleh masifnya volume transaksi di berbagai kanal digital andalan seperti BRImo, QLola by BRI, Business Merchant, hingga QRIS BRI.

“Peningkatan CASA memberikan dampak langsung terhadap efisiensi biaya dana dan kualitas struktur pendanaan Perseroan. Dengan fondasi yang semakin kuat, BRI dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, profitabilitas, dan pengelolaan risiko,” kata Hery.

Sinergi efisiensi tersebut berdampak positif pada rapor hijau kinerja keuangan BRI secara keseluruhan pada Triwulan I 2026.

 

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X