Selasa, 30 Juni 2026

Bukti Kesiapsiagaan Relawan, SIBAT dan KSR PMI Jember Evakuasi Bocah yang Pingsan Saat Kirab Petik Laut Puger

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 30 Juni 2026 | 12:29 WIB
Momen KSR PMI Jember dan SIBAT evakuasi bocah yang pingsan saat petik laut di Puger (Dok. PMI)
Momen KSR PMI Jember dan SIBAT evakuasi bocah yang pingsan saat petik laut di Puger (Dok. PMI)

SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengerahkan relawan Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT) dan Korps Sukarela (KSR) untuk memberikan layanan kesehatan dan pertolongan pertama selama rangkaian tradisi Petik Laut di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Tradisi Petik Laut yang rutin digelar setiap bulan Muharam ini menjadi salah satu agenda budaya masyarakat pesisir sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut sekaligus memohon keselamatan.

Kegiatan tersebut menarik ribuan warga yang memadati lokasi untuk mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari kirab hingga prosesi larung sesaji di laut.

Baca Juga: Antusiasme Warga Membludak, Donor Darah di Program Bunga Desaku Hasilkan Lebih dari 30 Kantong untuk PMI Jember

Untuk mengantisipasi kondisi darurat di tengah membludaknya pengunjung, relawan SIBAT dari Desa Puger Kulon dan Desa Puger Wetan bersama KSR PMI Jember mendirikan posko layanan kesehatan dan pertolongan pertama.

Posko tersebut memberikan pelayanan bagi masyarakat maupun peserta kegiatan yang mengalami gangguan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, relawan bergerak cepat saat seorang bocah berusia 7 tahun bernama Yasinta mengeluhkan pusing ketika mengikuti kirab Petik Laut.

Baca Juga: KSR PMI Unmuh Jember Gelar Donor Darah, Ajak Mahasiswa untuk Aktif dalam Aksi Kemanusiaan

Tim SIBAT dan KSR segera memberikan pertolongan di dalam ambulans PMI sebelum mengantarkannya pulang ke rumah orang tuanya untuk beristirahat.

Kepala Unit Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim, mengatakan kehadiran relawan tidak hanya berfokus pada penanganan medis, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan budaya tersebut.

"Kehadiran para relawan bukan hanya tentang memberikan pertolongan pertama. Lebih dari itu, kehadiran mereka memberikan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan masyarakat, dan menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga keselamatan bersama," ujar Imam Muslim.

Baca Juga: 100 Siswa SMPN 15 Jember Ikut Road Show KSR PMI, Materi Sederhana Ini Ternyata Jadi Kunci Hidup Sehat Sejak Remaja

Relawan SIBAT yang bertugas diketahui telah mengikuti berbagai pelatihan selama sekitar satu setengah tahun.

Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama PMI Jember dengan Palang Merah Jepang (Japanese Red Cross Society/JRCS) dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X