Senin, 29 Juni 2026

Harga Gas Industri Turun Jadi 13 Dolar AS per MMBTU, Pemerintah Harap Tekan Risiko PHK dan Dongkrak Daya Saing Industri

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB
Bahlil Lahadalia Resmi Pangkas Harga Gas Industri Jadi 13 Dolar AS per MMBTU,  (YouTube KOMPASTV )
Bahlil Lahadalia Resmi Pangkas Harga Gas Industri Jadi 13 Dolar AS per MMBTU, (YouTube KOMPASTV )

Menurut Prasetyo, penyelesaian persoalan harga gas merupakan hasil koordinasi lintas kementerian serta dukungan berbagai badan usaha di sektor energi.

"Terima kasih juga Pak Bahlil sudah berkenan ikut hadir untuk menyelesaikan permasalahan gas beserta dengan seluruh jajaran dari Pertamina dan PGN. Ada juga Wamen Perindustrian, terima kasih Pak Wamen," ujar Prasetyo.

Ia menilai sinergi antar lembaga menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri.

Penurunan harga gas industri dipandang sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperkuat daya saing sektor manufaktur Indonesia di pasar global. Biaya energi yang lebih rendah diharapkan dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi produksi serta memperluas investasi.

Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam merencanakan ekspansi bisnis tanpa dibebani lonjakan biaya energi.

Dengan tarif baru sebesar 13 dolar AS per MMBTU, pemerintah berharap dunia industri memperoleh kepastian pasokan energi yang lebih terjangkau, sehingga mampu menjaga stabilitas produksi, memperkuat daya saing nasional, dan meminimalkan risiko pengurangan tenaga kerja di berbagai sektor industri.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X