SketsaNusantara.id - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026, berbagai rangkaian acara mulai digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Tahun ini menjadi momen istimewa karena merupakan perayaan terakhir sebelum Jakarta memasuki usia lima abad pada 2027 mendatang.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan HUT ke-499 Jakarta, mulai dari pencanangan perayaan bertema "Menuju 5 Abad, Jaga Jakarta Bersih", konser musik, festival masyarakat hingga berbagai kegiatan budaya dan lingkungan.
Namun, di balik kemeriahan perayaan tersebut, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengapa Hari Jadi Jakarta selalu diperingati setiap tanggal 22 Juni.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemprov DKI dan sejumlah catatan sejarah, ada alasan mengapa tanggal 22 Juni dipilih sebagai hari lahirnya Jakarta.
Pemilihan tanggal tersebut rupanya berkaitan dengan perubahan nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta.
Pada saat itu, tepatnya tanggal 22 Juni 1527, terjadi peristiwa penting dalam sejarah Nusantara.
Panglima Kesultanan Demak dan Cirebon, Fatahillah, berhasil merebut pelabuhan Sunda Kelapa dari kekuasaan Portugis dan Kerajaan Sunda.
Setelah kemenangan tersebut, Sunda Kelapa kemudian diberi nama baru, yakni Jayakarta.
Nama ini berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "kemenangan yang sempurna" atau "kota kemenangan".
Peristiwa inilah yang kemudian dianggap sebagai tonggak lahirnya Jakarta.
Artikel Terkait
Sejarah Hari Bidan Sedunia yang Diperingati Setiap Tanggal 5 Mei, Ternyata Sudah Ada Sejak Tahun 1980-an Loh
Kenapa Hari Kebangkitan Nasional Diperingati Tanggal 20 Mei? Sejarah Singkat Harkitnas dan Kaitannya dengan Budi Utomo
Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Tanggal Merah? Ketahui Potensi Long Weekend di Hari Lahir Pancasila
Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang Diperingati Tanggal 5 Juni, Berawal dari Konferensi PBB di Swedia
Hari Donor Darah Sedunia: Sejarah, Tujuan, Tema 2026 hingga Alasan Diperingati Setiap Tanggal 14 Juni