Minggu, 28 Juni 2026

Bukan Cuma KA Argo Bromo Anggrek, Ini Daftar Sejumlah Kereta Api di Indonesia yang Sudah Lebih Dulu Berganti Nama, Ada yang 'Pensiun' Karena Efisiensi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 6 Mei 2026 | 16:30 WIB
Potret KA Argo Bromo Anggrek yang berganti nama jadi KA Anggrek (Instagram/kai121_)
Potret KA Argo Bromo Anggrek yang berganti nama jadi KA Anggrek (Instagram/kai121_)

Pada tahun 2003 KAI akhirnya menghentikan operasional KA Mahesa dan digantikan KA Harina dengan rute yang lebih efisien Bandung ke Surabaya Pasarturi melewati Semarang.

3. KA Gaya Baru Malam Utara Beralih Jadi KA Kertajaya

KA Gaya Baru Malam merupakan salah satu armada kereta api bersejarah yang sudah beroperasi sejak tahun 1960-an. Kereta ini dijuluki "kilat malam" dengan melayani rute Jakarta-Surabaya.

Layanan kereta ini cukup populer pada tahun 1976 hingga 1980-an dan hampir tak pernah sepi penumpang. Namun, KA Gaya Baru Malam akhirnya 'pensiun' dan dihentikan operasionalnya ketika jumlah penumpang mulai menurun drastis pada tahun 1990-an.

Baca Juga: Sejarah KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi, Kereta Api Kelas Tertinggi dengan Waktu Tempuh Tercepat

KAI akhirnya menghadirkan KA Kertajaya pada tahun 1996 hingga KA Gaya Baru Malam Utara dihentikan operasionalnya pada tahun 2002. Kebijakan ini dilakukan untuk efisiensi operasional perusahaan pada masa itu.

4. KA Mutiara Utara Digantikan KA Sembrani

Beroperasi sejak tahun 1971, KA Mutiara Utara dikenal sebagai kereta layanan kelas atas karena hanya menyediakan gerbong kelas satu.

Namun, pada tahun 1995, KAI akhirnya menggantikan kereta tersebut dengan KA Sembrani yang lebih modern, sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan kereta api.

Baca Juga: Usung Semangat Baru, KAI Resmi Mengganti Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek, Ternyata Ini Maknanya

5. KA Fajar Pajajaran dan Senja Mataram Digantikan KA Lodaya

Sejak dikenalkan pada bulan Maret 1992, KA Fajar Pajajaran dan KA Senja Mataram cukup populer melayani rute Bandung-Yogyakarta.

Secara bergantian, KA Fajar Pajajaran melayani keberangkatan pagi dari Bandung, sementara Senja Mataram berangkat malam dari Yogyakarta.

Namun, pada tahun 2000, KAI akhirnya menggantikan 2 layanan ini dengan KA Lokadaya dengan rute yang diperpanjang hingga Solo Balapan. Kereta tersebut masih beroperasi hingga saat ini.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @kai121_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X