Rabu, 1 Juli 2026

Heboh Benda Bercahaya Terang Disertai Dentuman Keras Diduga Meteor Jatuh di Langit Cirebon, Begini Tanggapan BMKG hingga Penjelasan dari Peneliti BRIN

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 6 Oktober 2025 | 07:30 WIB
Ilustrasi - benda bercahaya jatuh dari langit disertai dentuman keras yang terdengar di Cirebon dan sekitarnya (Instagram/manusianlangit)
Ilustrasi - benda bercahaya jatuh dari langit disertai dentuman keras yang terdengar di Cirebon dan sekitarnya (Instagram/manusianlangit)

BMKG juga menjelaskan bahwa fenomena terkait meteor atau antariksa merupakan kewenangan dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pohon Jati di Kuningan Jawa Barat Mendadak Terbakar saat Hujan, Benarkah karena Tersambar Petir? Begini Penjelasan BRIN

Kajian lebih lanjut dilakukan Peneliti Astronomi BRIN, yang mengungkap bahwa benda langit yang terekam dalam video viral merupakan meteor atau sampah antariksa yang jatuh ke Bumi.

Analisa terkait benda bercahaya yang melintas di langit disertai suara dentuman keras, merupakan meteor berukuran cukup besar dan jatuh di Laut Jawa.

"Bisa menyimpulkan bahwa itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon dari arah barat daya sekitar pukul 18.35-18.39 WIB," kata Professor Thomas Djamaluddin, Peneliti Astronomi BRIN.

Baca Juga: Fenomena Hari Terpendek, Bumi Berputar Lebih Cepat pada Tanggal 5 Agustus 2025, Benarkah Mencairnya Es di Antartika Jadi Salah Satu Penyebabnya?

Dijelaskan bahwa suara cukup keras terjadi gesekan saat meteor memasuki atmosfer lebih rendah di bumi dan terjadi gesekan yang menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman.

"Meteor (kemungkinan) jatuh di Laut Jawa, masih dekat dengan Cirebon," ucap Thomas Djamaluddin.

Di sisi lain, beberapa pakar antariksa berpendapat bahwa benda asing yang melintas di langit Cirebon bukan meteor melainkan sampah antariksa.

"Kalau melihat dari video yang terlihat sepintas, terlihat bola api putus-putus, kemungkinan itu bukan meteor tapi sampah antariksa yang habis di langit karena bergesekan dengan atmosfer bumi," katanya.

Baca Juga: Heboh Fenomena Awan Merah Bercabang Terlihat Seperti Langit Terbelah di Yogyakarta, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Gempa Bumi? Begini Penjelasan BMKG

BMKG juga mengonfirmasi terjadinya getaran ringan dengan melihat seismograf saat peristiwa terjadi.

Meski begitu, pihaknya menghimbau agar masyarakat tak perlu panik, karena tak ada tanda-tanda terjadi gempa. Seismograf mencatat getaran ringan di Cirebon yang masih ditelusuri penyebabnya.

Sebelum fenomena ini terjadi, Peneliti Astronomi BRIN sebelumnya juga mengungkap bahwa hujan meteor akan sering terjadi pada bulan Oktober 2025 yang bisa terlihat di langit Indonesia.

Baca Juga: Catat Urutan Fenomena Astronomi pada Mei 2025, Ada Hujan Meteor dan Parade Planet

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @fakta.indo, Instagram @bmkg.kertajati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X