Santri dapat memilih tema-tema inspiratif, seperti kepemimpinan santri, Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin, atau peran pesantren dalam pembangunan bangsa.
Penggunaan bahasa asing menjadi nilai tambah yang memperkuat kompetensi santri dalam menghadapi dunia internasional.
7. Lomba Cerdas Cermat
Lomba cerdas cermat menjadi salah satu cara untuk menguji pengetahuan agama yang telah dipelajari santri.
Dalam konteks ini, pertanyaan seputar fiqh, hadits, atau sejarah Islam menjadi bahan utama.
Peserta diharapkan bisa menjawab dengan cepat dan tepat, memperlihatkan ketangkasan berpikir serta penguasaan ilmu.
8. Lomba Video Medsos
Di era digital, santri juga perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Lomba membuat video pendek bertema “Santri dan Digitalisasi” mendorong santri untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan media digital.
Video ini bisa berisi pesan-pesan positif tentang bagaimana santri berperan dalam dunia digital, menjaga akhlak di media sosial, atau mempromosikan nilai-nilai pesantren.
9. Lomba Memasak
Untuk menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan pada budaya lokal, lomba memasak dengan tema kuliner Nusantara halal bisa menjadi pilihan.
Setiap kelompok peserta diminta untuk menciptakan atau memodifikasi makanan tradisional dengan cita rasa yang khas dan halal.
Lomba ini bisa dinilai dari segi kreativitas, rasa, dan tampilan hidangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!