SketsaNusantara.id - Cintya Cakraningrum adalah seorang Psikolog Klinis anak dan dewasa, Cintya menyebutkan bila gangguan Identitas Disosiatif disebut juga dengan gangguan kepribadian ganda (Multiple Personality Disorder)
Dissociative Identity Disorder (DID) atau Gangguan Identitas Disosiatif adalah salah satu jenis gangguan yang menyebabkan seseorang bisa memiliki dua atau lebih jenis kepribadian yang dapat mengontrol perilaku atau yang disebut sebagai alter.
Saat seseorang mengalami gangguan ini dan saat kepribadian berubah maka orang tersebut tidak akan sadar serta akan mengalami kesenjangan ingatan.
Setiap kepribadian yang muncul juga akan memunculkan tingkah laku, ingatan, pola pikir, dan ekspresi wajah, cara berinteraksi yang berbeda juga.
Biasanya gangguan DID ini terjadi karena ada faktor traumatis sewaktu kecil yang pernah dialami orang yang punya gangguan identitas disosiatif.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Kata Psikolog, inilah yang di maksud dengan Gangguan Identitas Disosiatif menurut psikolog.
Baca Juga: Cara Tercepat Berhenti Overthinking, Tips Psikologi yang Membantu Kesehatan Mental
Menurut Psikolog Cintya Cakraningrum, Gangguan Identitas Disosiatif juga disebut sebagai kepribadian pengganti atau alter.
"Gangguan ini merupakan gangguan disosiatif dimana seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda atau kepribadian pengganti atau alter," ucap Psikolog Cintya Cakraningrum.
Orang dengan gangguan identitas disosiatif akan mengganggu kehidupan sehari-hari karena dapat mempengaruhi hubungan dengan orang lain yang merugikan.
Baca Juga: 3 Tips Psikologi Menumbuhkan Self Love, Cara Tercepat Salah Satunya Mengapresiasi Diri Sendiri
Bagi seseorang yang mengalami gangguan kepribadian atau identitas disosiatif bisa saja tidak disadari oleh penderitanya.
Lakukan pemeriksaan dan konsultasi kepada psikolog atau ahli medis lain yang memumpuni.