4. Peksi (Burung)
Pemimpin harus memiliki watak seperti burung ini maknanya adalah harus bertindak independen, bebas dan tidak terikat.
Maknanya, seorang pemimpin harus mampu berdiri di atas semua golongan atas mereka yang dipimpinnya.
Sama seperti keris, hal ini juga seringkali disalahpahami karena dimaknai secara harfiah. Akibatnya kebanyakan orang Jawa memelihara burung, utamanya perkutut.
Tak jarang, burung perkutut yang dipelihara dianggap memiliki daya dan khasiyat tertentu yang disebut katuranggan.
Nah, itu tadi 4 syarat menjadi pemimpin ideal menurut orang Jawa yang tercantum dalam Serat Jayenglengkara. Apakah pemimpin kita sudah seperti itu?!***