Dalam upaya untuk mempertahankan keberagaman hayati dan menjaga ekosistem yang sehat, konsep biomimikri dari hutan Kalimantan juga akan diterapkan dalam pembangunan perkotaan.
Penataan bangunan vertikal akan mempertahankan vegetasi dan aliran air, menciptakan suasana yang mirip dengan hutan tropis.
Dengan cara ini, pembangunan IKN Nusantara tidak hanya akan memperkaya pengalaman hidup di dalamnya.
Akan tetapi, juga menjadi teladan bagi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Nagara Rimba Nusa, yang merupakan salah satu dari sembilan kota di IKN Nusantara, diharapkan menjadi pusat kegiatan dan interaksi sosial.
Dengan jaringan transportasi yang terintegrasi, para penghuni dan pengunjung akan dapat dengan mudah menjelajahi keindahan alam dan fasilitas yang ditawarkan oleh kota ini.
Selain pembangunan infrastruktur, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah menyiapkan rencana rehabilitasi hutan dan lahan di kawasan IKN hingga tahun 2024.
Pusat Persemaian Mentawir, yang dibangun sejak tahun 2021, akan menjadi sumber daya penting dalam upaya ini.
Dengan kapasitas untuk memproduksi hingga 15 juta bibit benih pohon per tahun, pusat ini akan memainkan peran kunci dalam menjaga kelestarian alam sekitar IKN Nusantara.
Diskusi yang sedang berlangsung juga menghasilkan beberapa gagasan menarik tentang pengelolaan ruang terbuka hijau.
Dengan mempertimbangkan sumber daya alam, jenis tanah, dan keberagaman hayati di sekitar area perencanaan, diharapkan bahwa pengelolaan ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan bagi semua yang tinggal dan mengunjungi IKN Nusantara.***