SketsaNusantara.id- Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah menjadi sorotan utama dalam agenda nasional Indonesia.
Dengan visi yang ambisius untuk menciptakan sebuah pusat pemerintahan yang modern, berkelanjutan, dan berbasis pada nilai-nilai keindahan alam, proyek di IKN Nusantara ini sedang memasuki tahap yang sangat menarik.
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah rencana pengembangan wisata ruang terbuka hijau yang luas, yang akan menjadi daya tarik utama bagi warga lokal dan wisatawan dari seluruh dunia, seperti dilansir dari akun TikTok Williams Dennis.
Menyambut masa depan yang cerah, IKN Nusantara telah mengumumkan rencana untuk memiliki banyak plaza dan ruang terbuka hijau yang akan dibuka untuk umum.
Di lain sisi, juga menciptakan destinasi wisata favorit yang menawarkan kesempatan untuk bersantai, menikmati alam, dan mengeksplorasi keindahan alam Indonesia yang kaya.
Menurut pernyataan resmi, sebanyak 70 persen dari luas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di IKN Nusantara akan diperuntukkan sebagai area hijau.
Ini bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan, tetapi merupakan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian lingkungan alam.
Salah satu konsep utama dalam desain KIPP adalah Nagara Rimba Nusa, yang dikembangkan oleh tim arsitek ternama URBAN+.
Konsep ini menekankan pentingnya ruang terbuka hijau dalam pembangunan kota, dengan menerapkan konsep "Jemari Hijau" yang mempertahankan 70 persen area hijau.
Dengan demikian, IKN Nusantara tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi pemerintahan, tetapi juga menjadi oase hijau yang menyegarkan bagi penduduk dan pengunjungnya.
Tidak hanya itu, pembangunan IKN Nusantara juga akan memperhatikan kontur dan struktur alami Kalimantan Timur, yang cenderung berbukit-bukit.
Ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang selaras dengan alam sekitar, serta memastikan keberlanjutan lingkungan yang lebih luas.