2. Libatkan anak dalam menghitung
Ajak si kecil duduk bersama untuk membuka amplop dan menghitung totalnya. Bagi anak yang lebih besar, ini adalah latihan matematika yang nyata. Bagi yang lebih kecil, ini membantu mereka mengenali nilai nominal uang.
Baca Juga: Rahasia Bumbu Dasar Awet hingga Hari H Lebaran, Tetap Segar dan Tidak Cepat Basi
Dengan mengetahui totalnya, anak akan merasa memiliki tanggung jawab atas uang tersebut.
3. Buat wishlist atau daftar keinginan
Jika anak ingin membeli mainan mahal, jangan langsung berkata "tidak". Ajak ia mencatatnya dalam wishlist.
Diskusikan apakah uang angpao yang didapat sudah cukup atau perlu menabung lagi. Ini mengajarkan mereka tentang konsep kesabaran dan prioritas.
4. Kenalkan pada tabungan digital atau Bank
Jika jumlahnya cukup banyak, ajak anak pergi ke bank untuk menyetorkannya ke rekening atas nama mereka sendiri.
Melihat angka di buku tabungan bertambah bisa memberikan rasa bangga dan pencapaian tersendiri bagi anak dibandingkan hanya menyimpannya di celengan plastik.
5. Berikan contoh nyata (leading by example)
Anak adalah peniru yang hebat. Jika mereka melihat orang tuanya bijak dalam berbelanja kebutuhan Lebaran dan tidak konsumtif, mereka akan lebih mudah mengikuti arahan tersebut.
Jelaskan dengan bahasa sederhana mengapa kita harus memilih barang yang dibutuhkan daripada yang sekadar diinginkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!