lifestyle

Apa itu Lebaran Blues? Ramai Unggahan Warganet Justru Ingin 'Kabur' Tak Ingin Kumpul bareng Keluarga saat Lebaran, Ternyata Ini Penyebabnya

Senin, 23 Maret 2026 | 06:30 WIB
Ilustrasi Lebaran Blues, di tengah ramainya curhatan warganet justru malas berkumpul bersama keluarga atau bertemu orang banyak di momen Hari Raya Idul Fitri (Instagram/nursholikhatun)

SketsaNusantara.id - Hari Raya Idul Fitri biasanya menjadi momen bahagia perayaan saat kumpul bersama keluarga, sekaligus menyambung tali silaturahim dengan tetangga dan kerabat hingga teman-teman lama.

Namun, ternyata tidak semua orang bisa merasakan euforia yang sama. Sebagian orang justru merasa malas, bahkan ingin menghindari keramaian karena tidak antusias bertemu banyak orang.

Beberapa hari menjelang lebaran, banyak warganet yang merasakan hal yang serupa. Tak sedikit dari mereka yang ingin 'kabur' menghindari momen Lebaran dan mencari kesibukan lain daripada berkumpul dengan keluarga atau bertemu dengan banyak orang saat Hari Raya.

Baca Juga: Download Segera 20 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Terbaru, Sambut Lebaran dengan Penuh Suka Cita

Fenomena ini sering disebut sebagai Lebaran Blues yang bisa mengganggu kesehatan mental seseorang. Lantas, apakah itu Lebaran Blues dan bagaimana cara mengatasinya?

Lebaran blues merupakan fenomena ketika seseorang tak lagi merasakan euforia menyambut Hari Raya Idul Fitri. Dalam ilmu psikologi, lebaran blues merupakan perasaan emosional sesaat yang bisa muncul karena banyak hal.

Mulai dari kelelahan setelah Ramadan, perubahan situasi dalam rutinitas hidup, sampai tekanan sosial yang dirasakan saat berkumpul dengan keluarga ketika Lebaran.

Baca Juga: Perjalanan Pulang Kampung Makin Berkesan, Ini Sederet Rekomendasi Playlist Lagu untuk Temani Mudik Lebaran, Dijamin Gak Bikin Bosan!

Salah satu hal yang dikeluhkan warganet adalah pertanyaan 'julid' yang sering muncul saat bertemu banyak orang saat Lebaran.

"Ketika banyak orang antusias mau Lebaran, aku dengan kesadaran penuh pengen menghindar. Bosan dengan pertanyaan 'kapan nikah?', 'Kok belum punya anak?', 'Sekarang kerja apa?', jujur bikin ga nyaman," tulis salah satu warganet di platform Threads.

Pemikiran seperti ini, ternyata terbilang lumrah dan ternyata juga bukan sesuatu yang aneh. Psikolog menyebut kondisi ini cukup umum dirasakan banyak orang.

Baca Juga: ‎Pesan Bermakna untuk Hari Raya Lebaran 2026, Unggah di Instagram Bersama Foto Keluarga

Banyak orang merasa khawatir dan cemas, menyebut bahwa harapannya tentang momen Lebaran tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

Sebagian orang merasa malas bertemu banyak orang saat Hari Raya Idul Fitri, karena sering mendapat pertanyaan pribadi yang terbilang sensitif.

Halaman:

Tags

Terkini