lifestyle

Mengupas Filosofi Lebaran Ketupat, Miliki Makna Lebih dari Sekadar Tradisi Makan Bersama

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi perayaan lebaran ketupat (Kemendikbudristek)

- Luberan: Melimpahnya sedekah dan kasih sayang.

- Leburan: Meleburnya dosa-dosa masa lalu.

- Laburan: Melabur atau memutihkan kembali hati (menjaga kesucian diri).

Baca Juga: Bukan Hanya Ketupat dan Opor, Berikut Ini 10 Hidangan Lebaran Paling Populer di Indonesia

Simbolisme Anyaman dan Isi Ketupat 

Anyaman janur yang rumit pada kulit ketupat melambangkan kerumitan perjalanan hidup manusia yang penuh cobaan dan kesalahan.

Sementara itu, isi ketupat yang berupa nasi putih melambangkan kebersihan dan kesucian hati setelah dibersihkan melalui ibadah puasa dan saling memaafkan.

Di wilayah Jember, Lebaran Ketupat sering dirayakan dengan cara unik, seperti makan bersama di masjid atau membawa bekal ketupat ke tempat wisata pantai. Ini menjadi momen penutup masa liburan sebelum masyarakat kembali beraktivitas normal pada keesokan harinya.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini