SketsaNusantara.id - Momen Idul Fitri adalah waktu yang dinanti untuk melepas rindu dengan keluarga besar.
Namun, tak jarang niat silaturahmi berubah menjadi momen canggung akibat pertanyaan-pertanyaan yang terlalu pribadi.
Alih-alih mempererat persaudaraan, pertanyaan yang kurang tepat justru bisa melukai perasaan atau membuat kerabat enggan datang lagi tahun depan, nah lho.
Untuk itu, kita perlu tahu apa saja daftar pertanyaan yang sebaiknya hindari demi menjaga suasana tetap hangat dalam suasana lebaran bersama keluarga, dikutip dari HIMPSI.
1. Pertanyaan "Kapan"
"Kapan" nikah, lulus, nambah anak? Ini adalah juara bertahan pertanyaan paling menyebalkan.
Pertanyaan seperti "Kapan nikah?" atau "Kapan punya momongan?" seringkali dianggap basa-basi, namun bagi sebagian orang, ini bisa menjadi pemicu trauma atau kesedihan mendalam.
Baca Juga: Ternyata Bakso Adalah Produk Emulsi: Begini Penjelasan Sains di Balik Tekstur Kenyalnya
2. Mengomentari fisik (body shaming)
"Kok kurusan?", "Wah, makin berisi ya sekarang?", atau "Wajahnya kok jerawatan?".
Komentar fisik meski dibungkus dengan nada "perhatian" tetaplah bentuk body shaming. Kita tidak pernah tahu perjuangan seseorang dengan kesehatan atau kepercayaan diri mereka.
3. Membandingkan kesuksesan anak atau cucu
Membanggakan pencapaian anak sendiri di depan kerabat yang anaknya mungkin sedang berjuang mencari kerja adalah tindakan yang kurang peka.