Penyakit ini merupakan salah satu bentuk TB Ekstra Paru, kondisi dimana bakteri Mycobacterium Tuberculosis telah menyebar ke organ selain paru-paru.
Lebih sederhananya, TBC Ginjal merupakan kondisi di mana bakteri TBC menyebar melalui darah ke ginjal.
Dikutip dari laman resmi Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), penyakit ini bisa menimbulkan kerusakan ginjal yang serius jika tidak segera diobati.
Penyebab TB Ginjal
Tuberkulosis Ginjal disebabkan oleh infeksi Mycobacterium Tuberculosis, bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.
Pada beberapa kasus, penyebab infeksi juga bisa berasal dari spesies Mycobacterium Bovis.
Penyakit ini umumnya berawal dari infeksi paru-paru hingga kemudian menyebar melalui aliran darah ke organ lain, termasuk ginjal.
Biasanya, penyebaran infeksi ke ginjal terjadi dalam kurun waktu 5-25 tahun setelah seseorang divonis TBC.
Selain Mycobacterium Tuberculosis, TBC Ginjal juga bisa disebabkan oleh vaksin BCG yang disuntik langsung ke kandung kemih.
Gejala TB Ginjal
Umumnya, penderita TBC Ginjal di tahap awal tidak menunjukkan gejala khusus, hingga kadang kerap sulit didiagnosis.
Namun ada beberapa gejala yang bisa diwaspadai jika muncul, antara lain:
-Buang air kecil berdarah