SketsaNusantara.id - Baru-baru ini media sosial ramai dengan pemberitaan obesitas, utamanya pada laki-laki.
Badan organisasi kesehatan dunia (WHO) mengungkapkan di tahun 2022 ada sekitar 1 dari 8 orang di dunia hidup dalam kondisi ini.
Pada tahun yang sama, 2,5 miliar orang dewasa mengalami kelebihan berat badan. Sementara itu, 890 juta orang hidup dalam obesitas.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman WHO, di tahun 2022 ada sekitar 43 persen orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan.
Sebesar 16 persen di antaranya hidup dalam obesitas.
Apakah Obesitas Berbahaya?
Berdasarkan data dari organisasi kesehatan dunia, obesitas merupakan kondisi kronis yang cukup kompleks Dengan awal tandanya yaitu terjadi penumpukan lemak secara berlebihan hingga menyebabkan gangguan kesehatan.
Kondisi ini dapat memperbesar risiko terjadinya banyak kondisi kronis lainnya seperti jantung maupun diabetes.
Selain itu, orang yang mengalami obesitas akan berpengaruh terhadap kesehatan tulang, meningkatkan risiko kanker, hingga gangguan kesehatan pada reproduksi.
Obesitas juga memberikan pengaruh terhadap kualitas hidup dari seseorang. Terutama dalam bergerak maupun tidur.