SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menuai kontroversi usai menggulirkan wacana kebijakan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).
Dedi Mulyadi mengusulkan agar penyaluran bansos dari pemerintah terintegrasi dengan KB.
Rencana kebijakan integrasi penyaluran bansos dengan KB ini diungkap Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bidang kesejahteraan rakyat yang digelar di Gedung Pusdai Kota Bandung pada Senin, 28 April 2025.
Baca Juga: 3 Fakta tentang Aura Cinta Dibongkar Kang Dedi Mulyadi! Ternyata Bukan Pelajar SMA
Usulan Dedi Mulyadi ini menuai kontroversi lantaran menekankan pada Vasektomi istilah medis untuk KB pria.
Dikutip dari laman resmi Rumah Sakit Siloam, Vasektomi adalah prosedur operasi steril dengan cara memotong atau mengikat vas deferens, saluran dalam skrotum yang berfungsi mengeluarkan sperma.
Singkatnya, vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pada pria atau yang lebih populer dengan nama KB pria.
Vasektomi memiliki tujuan untuk mencegah kehamilan di mana pria yang menjalani prosedur tersebut tetap memiliki kehidupan seksual normal.
Hanya saja pria yang menjalani vasektomi tidak lagi mengeluarkan sperma saat berhubungan.
Dikutip dari laman RS Ciputra, Vasektomi memiliki beberapa tujuan, utamanya yakni solusi permanen bagi pria yang tidak ingin memiliki anak.
Adapun manfaat dari Vasektomi antara lain beresiko rendah, efektif dalam mencegah kehamilan serta tidak menggangu kehidupan seksual.