lifestyle

Intip 5 Kue Kering Khas Hari Raya Idul Fitri yang Diadopsi dari Belanda, Mulai dari Nastar Hingga Kue Mete

Kamis, 3 April 2025 | 22:00 WIB
Deretan kue kering khas Indonesia yang hampir serupa dengan kue Belanda karena terpengaruh. (Instagram.com/@nagihkitchen)

Kastangel diyakini mulai diperkenalkan oleh para nyonya-nyonya Belanda pada masa kolonial dahulu.

3. Putri Salju

Kue putri salju yang juga menjadi sajian khas Hari Raya Idul Fitri ternyata populer di Jerman dan Austria.

Baca Juga: Bikin Khawatir! Mudik Lebaran ke Kampung Halaman, Kondisi Terkini Jirayut Usai Thailand Diguncang Gempa: Kabar Aku...

Penyebutannya adalah Vanillekipferl dimana ada yang menyebutknya jika Austria menjadi tempat asal mula kue putri salju.

Vanillekipferl sendiri berbentuk bulat sabit kecil yang diberi perasa vanilla dan bertabur gula halus, serupa dengan yang ada di Indonesia.

4. Kue Busa

Kue busa dalam bahasa Belanda disebut schuimpje atau dalam bahasa Inggris bernama kue meringue.

Baca Juga: Lebaran 2025 di Yogyakarta? Ini 5 Tempat Wisata yang Harus Masuk dalam Daftar Destinasi

Kue busa merupakan jenis kue kering yang terbuat dari putih telur, lalu dikocok hingga berbusa dengan gua halus sampai berubah kaku.

5. Kue Mete

Meski tak seterkenal nastar, kue kering yang diketahui dengan nama Pitmopen atau kue mete cukup disukai oleh masyarakat di Tanah Air.

Pitmopen juga menjadi sajian kue kering khas Lebaran yang dibuat dari tepung terigu, butter, mentega, hingga kuning telur.

Baca Juga: Ketupat, Lebaran dan Petasan

Secara umum di Negeri Belanda, pitmopen memiliki bentuk kotak dan biasanya disajikan dalam acara ngeteh-ngeteh sore di sana.

Halaman:

Tags

Terkini