Dari segi rasa, Maraq Kambing memiliki perpaduan rasa gurih, sedikit pedas, dan rempah yang kuat.
Karena kuahnya tidak menggunakan santan, teksturnya lebih ringan dibandingkan gulai atau opor, sehingga cocok disantap dengan roti khas Timur Tengah seperti khubz atau disantap bersama nasi maupun ketupat.
Hidangan ini biasanya disajikan panas, dengan taburan daun ketumbar atau peterseli untuk menambah kesegaran.
Di beberapa negara Timur Tengah, Maraq Kambing juga diberi tambahan kentang atau wortel untuk memperkaya tekstur dan rasa.
Bagi Zee Zee Shahab dan keluarganya, Maraq Kambing bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari tradisi dan identitas budaya yang selalu hadir di setiap perayaan Lebaran.
Menu ini menjadi simbol kebersamaan, yang mempertemukan cita rasa Timur Tengah dan Indonesia yang disajikan ditengah kehangatan suasana Idul Fitri saat berkumpul bersama keluarga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini