sports

Arya Sinulingga Ancam Laporkan Akun Penyebar Hoax hingga Doxing, Netizen Langsung Kasih Paham: Anda Siap Mundur?

Rabu, 8 Januari 2025 | 16:44 WIB
Arya Sinulingga ancam lapor polisi pihak penyebar hoax tentang PSSI. (Dok. PSSI)

SketsaNusantara.id - Buntut pemecatan Shin Tae-yong hingga ditunjuknya Patrick Kluivert, berbagai pemberitaan pun mencuat ke publik, didominasi kabar miring tentang PSSI.

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif atau Exco Arya Sinulingga, mengancam akan melaporkan pihak-pihak yang dianggap menyebarkan hoax.

Publik sendiri amat menyayangkan pemecatan STY, lantaran pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu dianggap telah mampu membawa performa Timnas Indonesia ke level terbaiknya.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Hingga Jadwal Lebaran Idul Fitri 2025 Mendatang, Kapan?

Berbanding terbalik dengan ramainya kekecewaan, usai PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti STY.

Pasalnya, berbagai kasus yang menimpa Kluivert muncul ke permukaan.

Mulai dari hutang judi, pelecehan seksual, tuduhan pengaturan pertandingan, hingga testimoni Timnas Curacao semasa masih dilatih oleh Kluivert.

Baca Juga: Amanda Gonzales Menikah dengan Siapa? Profil Christian Rontini Atau Yasir Ali Rontini Menantu El Loco Gonzales

Menurut Arya, jika benar demikian Kluivert terbukti melakukan pengaturan pertandingan atau match fixing, sudah pasti mantan pemain Timnas Belanda itu akan diblacklist dari Eropa.

“Jadi kalau ada hoaks entah siapapun namanya terserah lah ya, yang pasti tiga nama (kandidat pelatih;red) itu tidak diblacklist di Eropa, clear ya, jadi tidak diblacklist. Kalau diblacklist ya tidak mungkin kita panggil," tegas Arya, dikutip SketsaNusantara.id pada Rabu, 8 Januari 2025.

Sementara itu lewat akun Instagram, pria yang akrab disapa Bang Arya itu menyatakan akan melaporkan akun-akun penyebar hoax, fitnah, ujaran kebencian, hingga doxing ke polisi.

Baca Juga: Agus Gigit Jari! Sesumbar Akan Somasi Denny Sumargo cs, Buntut Uang Donasi Dialihkan ke Korban Bencana Lewotobi

Arya menganggap, pelaporan itu harus dilakukan untuk membangun iklim sepak bola di Indonesia yang lebih sehat.

“Akun-akun yang sudah melakukan ini, akan dijadikan sebagai bukti pelaporan ke pihak polisi,” tulis Arya.

Halaman:

Tags

Terkini