SketsaNusantara.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar konferensi pers terkait kabar pencopotan Shin Tae Yong (STY) sebagai pelatih timnas Indonesia.
Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin, 6 Januari 2025, Erick Thohir selaku Ketua Umum atau Ketum PSSI menyebut bahwa hubungan PSSI dengan Shin Tae Yong kini telah berakhir.
Pernyataan Erick Thohir menjawab rasa penasaran publik usai sebelumnya Exco PSSI menyampaikan salam perpisahan, begitu pula dengan Jeje, interpreter Shin Tae Yong yang ikut mengunggah video menyedihkan.
Dihimpun SketsaNusantara.id dari konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube PSSI TV, berikut 5 poin penting pernyataan Erick Thohir soal pencopotan Shin Tae Yong dari pelatih Timnas Indonesia.
1. Pencopotan Shin Tae Yong Hasil Evaluasi Berkala PSSI
Erick Thohir menyebut pencopotan STY menjadi hal yang dilakukan PSSI melalui serangkaian evaluasi dan pengambilan keputusan yang tidak tergesa-gesa serta mendapat persetujuan dari kedua belah pihak.
Ketum PSSI itu menyebut keputusan mencopot Shin Tae Yong diharapkan dapat membawa timnas Indonesia lebih baik untuk mengejar 4 pertandingan pada kualifikasi Piala Dunia Asia pada bulan Maret 2024 mendatang.
"Karena masih ada waktu 2,5 bulan, saya juga tidak mau mengambil sebuah keputusan yang membuat keadaannya tidak baik," kata Erick Thohir.
"Dengan segala evaluasi waktu sebanyak ini cukup dan tidak tergesa-gesa (untuk melakukan penggantian pelatih), dan Shin Tae Yong sendiri juga sudah menerima, beliau mendukung timnas kita maju ke Piala Dunia 2026," imbuhnya.
2. Pengganti STY Pelatih dari Eropa
Erick Thohir juga menceritakan soal proses pencarian pelatih pengganti Shin Tae Yong yang sudah dilakukan wawancara di beberapa negara Eropa pada bulan Desember 2024 lalu.