Tingkat keparahan cedera hamstring bervariasi, dari cedera ringan yang hanya menimbulkan ketidaknyamanan hingga cedera parah yang bisa menyebabkan robekan otot.
Cedera hamstring memerlukan pemulihan bertahap agar otot tidak cedera lebih parah, terlebih untuk atlet sepak bola seperti Mees Hilgers yang sering menggunakan otot ini dalam gerakan sprint dan pergerakan cepat di lapangan.
Dikutip dari situs Cleveland Clinic, proses pemulihan cedera hamstring memerlukan waktu dan terapi yang tepat, bergantung pada tingkat cedera.
Biasanya, tahap awal pengobatan cedera ini adalah dengan mengistirahatkan kaki dan melakukan kompresi es serta elevasi untuk mengurangi pembengkakan.
Setelah itu, dilakukan latihan peregangan dan penguatan ringan dalam beberapa hari kemudian untuk membantu pemulihan otot paha.
Proses pemulihan total biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan, tergantung pada parahnya cedera dan kepatuhan atlet dalam menjalani rehabilitasi.
Jika pemain sepak bola seperti Mees Hilgers kembali bermain sebelum cedera hamstringnya pulih, risiko cedera ulang akan meningkat secara signifikan.
Kembali terlalu cepat dapat menyebabkan robekan yang lebih parah pada otot paha, yang pada akhirnya memerlukan waktu pemulihan lebih lama dan bahkan bisa membahayakan karir atlet.
Cedera yang tidak ditangani dengan benar juga dapat mempengaruhi kinerja dan kecepatan atlet di lapangan, mengurangi kemampuannya untuk bermain dengan optimal.
Bisa dipahami bahwa absennya Mees Hilgers mungkin mengecewakan bagi penggemar. Namun keputusan ini penting untuk kesehatan sang atlet dalam jangka panjang.
Dengan pemulihan yang optimal, diharapkan ia dapat kembali memperkuat Timnas Indonesia pada pertandingan-pertandingan selanjutnya sehingga bisa tampil lebih baik dalam kondisi pulih sepenuhnya dari cedera.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!