SketsaNusantara.id - Kontroversi besar terjadi setelah pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bahrain, hingga Bahrain dianggap telah 'merampok' kemenangan Indonesia.
Hal ini karena banyak pihak menganggap bahwa keputusan wasit Ahmed Al Kaf telah merugikan Indonesia, sehingga menimbulkan tuduhan tersebut.
Kejadian ini memicu kemarahan di kalangan pendukung Timnas Garuda, yang merasa bahwa keputusan wasit tidak adil dan menguntungkan tim tuan rumah, Bahrain.
Sebagai dampak dari kontroversi ini, akun media sosial Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengalami peretasan seperti dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari laman Instagram @bahrainfa.
"Bahrain FA website and social media account hit with multiple cyber attacks,"
Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengeluarkan pernyataan resmi di Instagram mengenai serangan siber yang mereka alami.
Dalam pernyataan tersebut, BFA mengonfirmasi bahwa situs web dan akun media sosial mereka telah menjadi target serangan.
Mereka menyatakan bahwa serangan ini terjadi setelah pertandingan melawan Timnas Indonesia, yang memicu kemarahan di kalangan pendukung Indonesia terkait keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka
BFA juga menekankan bahwa mereka sedang berupaya untuk memulihkan akses ke situs dan akun media sosial yang terkena dampak.
Mereka meminta pengertian dari para penggemar dan menyatakan bahwa mereka akan terus memberikan informasi terbaru mengenai situasi ini .
Rupanya bukan hanya situs resmi Bahrain FA namun juga akun media sosial para pemain tim nasional Bahrain juga menjadi sasaran upaya peretasan dan menerima banyak komentar ofensif.