SketsaNusantara.id - Bahrain masih jadi sasaran publik karena dianggap main curang usai wasit 'mencuri' kemenangan Indonesia.
Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan hari Jumat, 11 Oktober 2024, Bahrain jadi sorotan usai menahan imbang 2-2 atas Indonesia karena keputusan wasit yang dinilai berat sebelah.
Wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Indonesia vs Bahrain menuai protes karena keputusannya yang dinilai menguntungkan tuan rumah.
Wasit terkesan mengulur waktu saat injury time hingga Bahrain mencetak gol di gawang Indonesia dan mengakhiri pertandingan pada 99 menit, padahal seharusnya pertandingan usai di 96 menit.
Keputusan wasit mengesahkan gol Bahrain pada menit terakhir menuai kontroversi bahkan sempat terjadi keributan antara para pemain, pelatih hingga kru Timnas Garuda dengan wasit di lapangan.
Meski kini laga Indonesia vs Bahrain berakhir, namun kekesalan publik masih terus berlanjut. Bahkan, peta digital Bahrain pun tak luput dari serangan netizen.
Hal ini diketahui dari postingan beberapa netizen di media sosial yang menyoroti google maps (gmaps) Bahrain belakangan ini.
Akun Twitter @pandji_hitam menunjukkan peta digital Bahrain yang jadi sasaran kemarahan netizen hingga sebagian besar nama wilayahnya berubah jadi "AFC Mafia".
"Woy, ini siapa yang bikin? Google Maps Bahrain namanya diganti semua jadi AFC Mafia, karena wasit Ahmed Al Kaf kemarin kayanya," tulis akun @Pandji_hitam.
Dalam foto yang beredar di media sosial, tampak wilayah Stadion Nasional Bahrain berubah nama menjadi AFC President Stadium yang menyindir petinggi Bahrain menggunakan jabatannya sebagai presiden AFC untuk memenangkan pertandingan.