Tak tanggung-tanggung dari 114 pertandingan yang dipimpinnya, Ahmed Al Kaf telah mengeluarkan 343 kartu kuning dan 10 kartu merah.
Tak heran jika Ahmed Al Kaf mendapat julukan 'ringan kartu' karena rata-rata dalam satu pertandingan ia mengeluarkan 5 kartu kuning hingga kartu merah pada pemain yang dinilainya melakukan pelanggaran di lapangan.
Kartu paling banyak dikeluarkan Al Kaf saat memimpin laga Al Massr vs Al Ain pada ajang Liga Champions Asia yakni 9 kartu kuning dan 1 kartu merah yang membuat Al Nassr tersingkir.
Wasit Ahmed Al Kaf yang berkebangsaan Oman pun menarik perhatian publik dan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi penggemar Timnas Indonesia.
Kekhawatiran tersebut muncul lantaran Oman adalah negara yang sama dengan Bahrain dan berada dalam satu badan olahraga sepakbola yakni West Asia Football Federation (WEFF).
Benar saja, pada laga Indonesia vs Bahrain, Ahmed Al Kaf dinilai berat sebelah pada Bahrain dan merugikan Indonesia.
Indonesia yang sudah unggul 2-1 pada waktu normal, kemudian menjadi imbang 2-2 usai wasit Ahmad Al Kaf memberikan tambahan waktu hingga 9 menit dari yang awalnya 6 menit.
Perpanjangan waktu yang diberikan wasit menjadi peluang bagi Bahrain hingga akhirnya dapat mencetak gol pada menit ke-98.
Wasit Ahmed Al Kaf dinilai membela Bahrain usai mengesahkan gol tersebut padahal seharusnya pertandingan terhenti pada menit 96.
Manajer Timnas Indonesia yang melayangkan protes pada wasit pun mendapat kartu merah dan Ahmed Al Kaf seketika jadi bulan-bulanan netizen.
PSSI pun juga akan bertindak tegas dengan melayangkan protes ke FIFA atas tindakan Ahmed Al Kaf yang dinilai menggagalkan kemenangan Indonesia atas Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2026.***