SketsaNusantara.id - Sudah sejak beberapa tahun terakhir PSSI gencar melakukan proses naturalisasi demi memperkuat kedalaman skuad Timnas Indonesia.
Sayangnya, hal ini kerap jadi sorotan banyak pihak, lantaran membuat kans pesepakbola kelahiran asli Indonesia masuk timnas mengecil, dengan banyaknya pemain naturalisasi.
Salah satunya datang dari Mantan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Polandia periode 2014-2019, Peter Gontha.
Melalui laman Instagramnya, Peter mengkritik langkah PSSI yang dinilai terlalu banyak melakukan proses naturalisasi.
“Saya sungguh galau, saya akan posting status yang akan membuat follower saya marah, tapi tidak apa saya ambil risiko ini, karena saya mau menjaga martabat bangsa saya,” tulis Peter Gontha mengawali kritiknya dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @petergontha yang diunggah pada Rabu, 11 September 2024.
Dalam unggahannya, Peter menulis banyak pertanyaan yang kemudian ia jawab sendiri.
Salah satu pertanyaannya ialah, apakah masyarakat Indonesia khususnya, tidak merasa malu melihat PSSI dengan 9 pemainnya adalah bangsa asing yang dinaturalisasi.
“Saya malu,” jawab Peter dalam unggahanya.
Pertanyaan itu sendiri merujuk pada laga Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3 yang digelar Selasa, 10 September lalu.
Pasalnya, dari 11 starter, 9 di antaranya merupakan pemain keturunan yang melewati proses naturalisasi.
Praktis hanya Marselino Ferdinand dan Rizky Ridho, pemain non keturunan yang diturunkan Shin Tae-yong sejak awal laga.