sports

Cetak Sejarah! Inilah Perjalanan Saptoyogo Purnomo, Peraih Medali Pertama untuk Indonesia di Paralimpiade 2024, Sederet Prestasinya Bikin Bangga!

Sabtu, 31 Agustus 2024 | 13:15 WIB
Potret Saptoyogo Purnomo, atlet pelari cepat yang berhasil meraih medali pertama untuk Indonesia di ajang Paralimpiade 2024. (Instagram/saptoyogopurnomo.)

 

SketsaNusantara.id - Atlet Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Salah satunya adalah Saptayogo Purnomo yang berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali pertama di Paralimpiade 2024 yang diselenggarkan di Paris, Perancis.

National Paralympics Committee (NPC) of Indonesia membagikan kabar membanggakan bahwa Saptoyogo Purnomo berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih medali perak melalui cabang olahraga para atletik pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024.

Baca Juga: Lepas dari Genggaman Presiden Soeharto, Apakah Benar Timor Leste Pernah Dijajah oleh Indonesia?

"Saptoyogo Purnomo berhasil menyabet medali perak melalui cabor para atletik, seetelah bertanding di nomor Men’s 100 m T37 dan berhasil finish pada urutan kedua dengan perolehan waktu 11.26 detik. Selamat dan terima kasih @saptoyogopurnomo perjuanganmu luar biasa!," tulis NPC Indonesia sebagaimana dikutip dari dari akun Instagram @npcindonesia.

Usai meraih medali pertama untuk Indonesia, Saptoyogo Purnomo seketika jadi sorotan publik.

Tak sedikit netizen yang penasaran dengan sosoknya, hingga namanya kini jadi trending di media sosial.

Baca Juga: Lebih Mancung! Riyuka Bunga Tak Rasakan Sakit di Hidung Pasca Menjalani Rhinoplasty: Justru Bagian Ini yang Nyeri...

Dihimpun SketsaNusantara.id dari laman resmi Olympics dan NPC Indonesia, berikut profil dan perjalanan Saptoyogo hingga berhasil meraih medali di Paralimpiade 2024.

Sapto Yogo Purnomo merupakan seorang atlet lari paralimpiade Indonesia yang termasuk dalam klasifikasi T37.

T37 adalah klasifikasi untuk atlet disabilitas dalam cabang olahraga lari dan lompat. Atlet yang termasuk klasifikasi ini mencakup orang-orang yang memiliki gangguan koordinasi otot dan syaraf seperti hipertonia, ataksia, dan atetosis.

Baca Juga: Erick Thohir Soroti 2 Isu Krusial di Indonesia, Tuntut Masyarakat Adaptif di Era Digital

Saptoyogo Purnomo lahir di Purwokerto, Jawa Tengah pada 17 September 1998. Pria berusia 25 tahun itu memulai karir sebagai atlet sejak duduk di bangku sekolah.

Halaman:

Tags

Terkini