SketsaNusantara.id - Kabar Shin Tae-yong yang akan meninggalkan kursi pelatih Timnas Indonesia santer diberitakan belakangan ini.
Terlebih lagi kabarnya, pelatih asal Korea Selatan itu belum menandatangani kontrak baru yang disodorkan PSSI.
Isu ini semakin liar, lantaran pelatih berusia 53 tahun itu dikabarkan dilirik Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) untuk kembali melatih Son Heung Min dkk.
Baca Juga: Inilah Sosok Pemain Sepak Bola Cantik Noa Leatomu, Akui Siap Bela Tanah Kelahiran Sang Kakek
Popularitas dan keberhasilan Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia lebih "bicara" di kancah sepak bola dunia digadang-gadang jadi penyebabnya.
Terlebih lagi Shin Tae-yong mampu membawa Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, isu soal Shin Tae-yong yang dibidik KFA untuk melatih Timnas Korea Selatan seolah dibantah oleh pengamat sepak bola Indonesia Haris Pardede.
Pria yang akrab disapa Bung Harpa itu menyatakan bahwa Shin Tae-yong tidak masuk dalam radar KFA untuk menggantikan Jurgen Klinsmann di kursi pelatih Timnas Korea Selatan.
Di akun Youtube pribadinya, Bung Harpa membeberkan info soal KFA yang sedianya sedang membidik pelatih asing dibandingkan pelatih lokal.
Informasi itu ia dapatkan setelah bertanya kepada rekannya sesama jurnalis di Korea Selatan.
"Sebenarnya mereka (KFA) mencari pelatih asing, tapi karena mereka baru saja memecat Klinsmann, itu mereka membayar sejumlah uang. Intinya KFA gaada duit untuk meng-hire pelatih asing," urai Bung Harpa sebagaimana dinukil SketsaNusantara.id.
Lantaran hal itu, KFA disinyalir lebih membidik pelatih lokal yang dari segi harga lebih murah.