SketsaNusantara.id- Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan kritiknya terhadap kondisi rumput di lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Apalagi, rumput di stadion itu memang selalu menjadi sorotan saat menyelenggarakan pertandingan Timnas Indonesian melawan Filipina.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kompas TV, kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut tampak kurang bagus dan tidak rata, banyak yang berwarna cokelat dan botak di beberapa sisi.
Tidak heran mengapa Shin Tae-yong sampai mengakui kalau kondisi rumput di SUGBK itu memang kurang baik dan mengungkapkan kritiknya kepada pihak pengelola.
Ia juga mengharapkan jika SUGBK hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola saja, bukannya konser.
Keluhan soal kondisi rumput SUGBK sebelumnya sudah pernah disampaikan oleh bek Timnas Indonesia yaitu Asnawi Mangkualam.
Asnawi mengungkapkan keluhan terkait buruknya kondisi rumput disana setelah mengalami kekalahan seusai laga kontra melawan Irak pada Kamis, 6 Juni 2024.
Ia berpendapat bahwa rumput yang kurang mendukung itu ikut berpengaruh pada pertandingan Timnas Indonesia.
SUGBK memang diketahui tidak hanya digunakan sebagai laga pertandingan sepak bola, namun juga dipakai untuk menggelar konser.
Belum lama ini, SUGBK digunakan untuk menggelar konser grup kpop dari Korea Selatan, NCT Dream pada Sabtu, 18 Juni 2024.
Sebenarnya, banyak warganet khususnya penggemar sepak bola Timnas Indonesia ikut memberikan respon berupa kritikan yang sama soal kondisi rumput yang rusak kepada pihak pengelola SUGBK dan PSSI, apalagi setelah dipakai untuk konser.
Walaupun pihak pengelola SUGBK selalu mengatakan kalau rumputnya akan baik-baik saja dan tidak perlu dikhawatirkan, nyatanya keadaan rumput disana belum sepenuhnya pulih setelah konser.***