SketsaNusantara.id- Kemenangan Timnas Indonesia melawan Filipina berhasil membawa Indonesia menjadi runner-up Grup F dan melaju ke round 3 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia bersama Irak sebagai juara grup.
Pertandingan penentuan yang dijalani oleh Timnas Indonesia dengan Filipina ini berada di stadion utama Gelora Bung Karno Jakarta pasa Selasa, 11 Juni 2024, pukul 19.30 WIB.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya, jika Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran ke-3 kualifikasi Piala Dunua 2026 Zona Asia, Stadion Utama GBK tidak akan bisa dipakai.
Hal tersebut karena pada September 2024 mendatang, Indonesia akan mendapatkan kunjungan penting yaitu Paus Fransiscus sekitar tanggal 3 sampai 6 September 2024.
Setelah itu, Erick Thohir juga mengatakan kalau Timnas Indonesia akan berpindah kandang untuk bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Tomo (GBT) yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.
"Timnas Indonesia akan bermain di Surabaya, alias kami pindahkan kandanganya. Hal ini jangan dijadikan polemik, karena berhubungan dengan tamu negara dan tokoh dunia," ungkap Erick Thohir.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun instagram @stadionlovers, Erick Thohir juga sudah meminta kepada pihak PSSU untuk mengecek rumput di Stadion GBT dan menyiapkan segala persiapan yang dibutuhkan.
Ia juga menyampaikan bahwa misalnya Surabaya tidak siap, maka pertandingan nanti masih bisa dipindahkan ke stadion di kota lain.
Ada banyak stadion di wilayah lain dimana pemerintah sudah merenovasi sekitar 22 stadion. Kemudian dari pihak FIFA sendiri sudah melakukan pengecekkan.
"Sudah ada lampu hijau kalau stadion ini bagus. Kami sekarang punya banyak pilihan, negara ini sudah kayan dan hanya perlu mengelola manajemen dengan baik," beber Erick Thohir.
Sementara itu, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sendiri adalah stadion dengan kapasitas penonton terbesar jika dibandingkan stadion lainnya.
Selain itu, GBT pernah mendapatkan kehormatan untuk menyelenggarakan laga Timnas Indonesia U-17 di Grup A dan juga dilakukan di tempat tim asal seperri Ekuador, Panama, dan Maroko.