Tilawah Al-Qur’an akan membuka suasana, disusul adzan sebagai penanda waktu berbuka, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat berjamaah.
Meski menjadi sorotan publik, acara ini memiliki keterbatasan peserta.
Dalam unggahan disebutkan, acara ini eksklusif untuk anggota MUMSC dengan kuota terbatas 80 orang.
Artinya, kegiatan ini diperuntukkan khusus bagi anggota resmi komunitas suporter Muslim Manchester United.
Pembatasan kuota hingga 80 orang menunjukkan bahwa acara ini dirancang dalam format yang lebih intim dan khusyuk.
Dengan jumlah peserta yang tidak terlalu besar, diharapkan interaksi antaranggota dapat terjalin lebih erat dan suasana ibadah tetap terjaga.
Langkah ini juga mencerminkan manajemen acara yang tertib dan terorganisir, mengingat lokasi pelaksanaan berada di stadion besar yang memiliki aturan serta prosedur ketat.
Dengan mengadakan buka puasa di Old Trafford, MUMSC tidak hanya mempererat solidaritas antaranggota, tetapi juga memperlihatkan eksistensi komunitas Muslim dalam ekosistem suporter klub sepak bola papan atas dunia.
Momentum ini juga menjadi simbol bahwa identitas keagamaan dan kecintaan terhadap klub sepak bola dapat berjalan harmonis.
Stadion yang biasanya dipenuhi sorak-sorai pertandingan akan menjadi saksi lantunan ayat suci Al-Qur’an dan kumandang adzan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!