Tawaran tersebut sempat membuat Eliana ragu karena ia tidak pernah membayangkan dirinya menjadi atlet profesional.
Namun, keraguan itu akhirnya ia kesampingkan. Eliana memberanikan diri menerima tawaran tersebut dan mulai menekuni dunia angkat berat. Keputusan ini ternyata mengubah jalan hidupnya secara drastis.
“Eliana sempat ragu tapi lalu menerima. Ternyata prestasinya lumayan,” lanjut unggahan tersebut.
Dalam waktu relatif singkat, Eliana mulai menorehkan prestasi di tingkat regional. Ia berhasil meraih dua medali emas Peparprov Jawa Tengah 2023 dan tampil di Pepanas 2024.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Eliana memiliki potensi besar sebagai atlet angkat berat.
Keberhasilan demi keberhasilan membuat Eliana mengambil keputusan penting dalam hidupnya.
“Karena bisa berprestasi, Eliana mantab meninggalkan kerja jadi buruh cuci,” tulis @ainurohman.
Dunia olahraga yang awalnya terasa asing kini menjadi jalan utama Eliana untuk mengubah nasib dan masa depannya.
Puncak perjalanan inspiratif Eliana terjadi pada pekan ini ketika ia terbang ke Thailand untuk mengikuti ASEAN Para Games 2025. Di ajang tersebut, Eliana mencatat debut yang luar biasa.
“Tiba2 saja, pekan ini Eliana terbang ke Thailand, mencatat debut,” tulis sumber tersebut.
Tak hanya tampil sebagai debutan, Eliana langsung mencetak prestasi tertinggi. Ia berhasil mengalahkan juara bertahan dari Filipina dan meraih medali emas di kelas 41 kilogram.
“Mengalahkan juara bertahan dari Filipina, dan meraih emas kelas 41 kilogram ASEAN Para Games Thailand 2025,” demikian isi unggahan yang mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Keberhasilan ini menjadi kejutan, bukan hanya bagi Eliana sendiri, tetapi juga bagi pelatihnya.
“Eliana terkejut, tak menyangka. Pelatihnya terkejut, tak menyangka,” tulis @ainurohman, menggambarkan suasana emosional di balik kemenangan tersebut.
Perjalanan yang dimulai dari pekerjaan buruh cuci kini berujung pada podium tertinggi di ajang olahraga internasional.