SketsaNusantara.id - Timnas Indonesia bersiap menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung Juli hingga Agustus mendatang. Turnamen ini menjadi tantangan tersendiri karena digelar di luar agenda resmi FIFA.
Piala AFF 2026 memiliki nama resmi ASEAN Hyundai Cup 2026. Berbeda dari edisi sebelumnya, ajang ini digelar pada pertengahan tahun.
Meski berlangsung di masa jeda kompetisi, turnamen tersebut tidak masuk kalender FIFA Matchday. Situasi ini berpotensi menyulitkan pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri.
Klub luar negeri bisa saja menahan pemain karena agenda pramusim. Kondisi tersebut membuka kemungkinan absennya sejumlah pemain andalan Timnas Indonesia.
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho Ramadhani, menanggapi situasi tersebut dengan sikap optimistis. Ia menilai kesiapan tim tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja.
"Tentu menurut saya siapa pun yang dipanggil nanti pasti akan selalu menampilkan yang terbaik untuk Timnas Indonesia," ujar Ridho kepada awak media di Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
Baca Juga: Kevin Diks Menyita Perhatian Usai Moncer di Bundesliga Meski Berposisi Bek Timnas
Ridho menyebut setiap pemain memiliki tanggung jawab yang sama ketika mengenakan seragam Garuda. Menurutnya, komitmen tim menjadi faktor utama dalam turnamen.
Piala AFF 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A. Grup tersebut diisi Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off Brunei Darussalam atau Timor Leste.
Vietnam berstatus juara bertahan dalam ajang ini. Persaingan grup diprediksi berlangsung ketat sejak laga awal.
Berdasarkan komposisi grup, Timnas Indonesia memiliki peluang melangkah ke fase gugur. Target lolos hingga babak semifinal terbuka secara matematis.
Ridho menegaskan bahwa target tim tetap maksimal di setiap pertandingan. Ia menyebut ambisi tim tidak berubah meski kondisi turnamen berbeda.
Pemain Persija Jakarta itu juga menargetkan hasil terbaik jika kembali dipercaya masuk skuad. Ia menilai Piala AFF tetap memiliki nilai penting bagi tim nasional.