Lebih lanjut, Herdman menyoroti karakter Indonesia sebagai negara besar dengan sumber daya pemain yang melimpah.
Tidak hanya dari talenta lokal, tetapi juga dari pemain diaspora yang memiliki latar belakang kewarganegaraan ganda.
“Negara yang besar, banyak potensi pemain lokal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merekrut pemain dwi-kewarganegaraan,” katanya.
Kondisi ini dinilai Herdman sebagai peluang strategis dalam memperkuat kualitas tim nasional. Ia menilai kebijakan naturalisasi yang berjalan saat ini sebagai bagian dari proses panjang yang harus dikelola dengan visi jelas, bukan sekadar solusi instan.
Salah satu poin yang paling ditekankan Herdman adalah pentingnya pemahaman budaya dalam membangun tim nasional.
Ia menilai bahwa keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh kedekatan emosional dan pemahaman nilai-nilai sosial pemain.
Baca Juga: John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Tantangan Besar Pelatih Berpengalaman Piala Dunia
“Karena menurut saya itu jelas merupakan bagian penting dari proses mempelajari budaya, benar-benar terlibat sepenuhnya di dalamnya,” ujar Herdman.
Ia menegaskan bahwa pelatih harus memahami karakter, kebiasaan, dan latar belakang para pemain untuk menciptakan hubungan yang sehat di dalam tim.
“Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan kebiasaan mereka untuk menciptakan hubungan tersebut,” lanjutnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Herdman membawa pendekatan humanis dalam kepemimpinannya, sebuah hal yang dinilai relevan dengan karakter sepak bola Indonesia yang kental dengan unsur emosional dan kebersamaan.
Herdman juga menegaskan bahwa pilihannya melatih Indonesia bukan didasari target jangka pendek semata. Ia melihat Timnas Indonesia sebagai proyek berkelanjutan yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kolaborasi semua pihak.
Baginya, membangun tim nasional berarti membangun sistem, identitas bermain, serta kultur kerja yang sehat, mulai dari level pemain hingga manajemen.
Pendekatan ini sejalan dengan harapan publik yang menginginkan Timnas Indonesia berkembang secara stabil, bukan hanya mengandalkan euforia sesaat.
Kehadiran John Herdman membawa harapan baru bagi sepak bola nasional. Pengalamannya di level internasional, ditambah pemahamannya terhadap dinamika budaya dan pengembangan pemain, dinilai dapat menjadi modal penting bagi perjalanan Timnas Indonesia ke depan.