sports

Isu Timnas Akan Dilatih John Herdman Semakin Menguat, Media Swiss: Blunder Jilid Dua

Senin, 22 Desember 2025 | 19:30 WIB
Salah satu calon pelatih Timnas John Herdman (X @gilabola_ina)

SketsaNusantara.id – Hingga saat ini PSSI belum mengumumkan secara resmi siapa pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas.

Namun belakangan, isu bahwa Timnas akan dilatih oleh John Herdman semakin menguat.

Namun rupanya, rencana PSSI untuk menunjuk John Herdman sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia mendapat sorotan tajam dari media Eropa. 

Baca Juga: Sejarah Terukir di SEA Games 2025, Timnas Futsal Putra Indonesia Akhiri Dominasi Thailand dan Persembahkan Medali Emas

Media yang berbasis di Swiss, The International Window di akun X@windowintlpod yang secara terbuka menyebut langkah ini sebagai sebuah blunder kedua bagi Indonesia.

Media ini menganggap bahwa mengambil Herdman sebagai pelatih Timnas merupakan pengulangan kesalahan yang sama oleh federasi sepak bola Indonesia.

Kritik ini muncul setelah nama John Herdman, mantan pelatih Timnas Kanada, mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Patrick Kluivert yang baru saja dipecat akibat kegagalan membawa skuad Garuda melaju lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Garuda Putra Kembali ke Jalur Kemenangan, Timnas Futsal Indonesia Jaga Asa Emas SEA Games 2025

Media Swiss tersebut menilai bahwa PSSI tidak belajar dari kegagalan era Kluivert hingga berakhir pemecatan.

Mereka menyebut bahwa Indonesia melakukan pemilihan pelatih hanya berdasarkan profil mentereng tanpa mempertimbangkan kecocokan metode dengan karakter sepak bola Asia Tenggara dan kebutuhan teknis jangka panjang.

"Ini adalah penunjukan buruk lainnya dari Indonesia. Dua kali berturut-turut, mereka seolah tidak bisa keluar dari masalah mereka sendiri," tulis akun resmi media tersebut.

Menurut media tersebut, meski Herdman memiliki prestasi membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, media tersebut meragukan kemampuannya untuk memberikan dampak instan bagi Indonesia.

PSSI dalam hal ini dinilai terlalu terpaku pada nama-nama besar di zona CONCACAF atau Eropa, namun seringkali gagal dalam tahap adaptasi budaya dan teknis.

Herdman dianggap lebih sebagai motivator hebat daripada seorang jenius taktik yang mampu mengubah pola permainan tim secara fundamental dalam waktu singkat.

Halaman:

Tags

Terkini