Hal ini bertujuan agar para pemain terbaik di Asia Tenggara memiliki jam terbang internasional yang lebih berkualitas dengan menghadapi negara-negara di luar kawasan.
Pertemuan ini juga disebut menjadi ajang bagi Erick Thohir untuk melaporkan perkembangan transformasi sepak bola di Indonesia, mulai dari perbaikan manajemen liga, pembenahan wasit, hingga pembangunan infrastruktur pusat latihan (Training Center) di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus dikebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!