Mengutip dari laman resmi Federasi Internasional Wushu atau IWUF, Wushu sudah ada sejak Zaman Perunggu atau sekitar 3000-1200 tahun sebelum Masehi.
Berdasarkan sejarah panjang, Wushu berasal dari perjuangan manusia purba saat itu untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Kala itu, manusia purba mengembangkan teknik bertahan hidup sekaligus membela diri saat melawan hewan buas atau manusia lainnya.
Teknik itulah yang kemudian berkembang menjadi seni bela diri Wushu yang dikenal saat ini.
Beberapa abad kemudian, yakni pada masa Dinasti Shang, Wushu mulai dikembangkan lebih lanjut sebagai metode bertempus khusus bersenjata dan tanpa senjata.
Hingga akhirnya pada awal abad ke-20, Wushu mulai berkembang ke dalam dunia olahraga dengan didirikannya organisasi Shanghai Jing Wu Physical Culture Society.
Lebih lanjut, Wushu mulai masuk ke dalam kompetisi pada 1923 yang digelar pertama kali di SHanghai, China.
Setelah itu, mulai dibentuk aturan, format hingga standarisasi Wushu hingga kemudian digelar turnamen internasional pertama kali di tahun 1985.
Jenis-Jenis Wushu
Dikutip dari laman Pengurus Besar Wushu Indonesia, ada 2 jenis olahraga Wushu yang dipertandingkan baik di ajang nasional maupun internasional.
Pertama yakni Taolu yang merupakan rangkaian bentuk komponen latihan Wushu dengan teknik tangan, kaki, lompatan, sapuan, sikap dan gerak kaki hingga keseimbangan.
Ada beberapa cabang yang dipertandingkan dalam Taolu, seperti Nanquan, Nan Dao, Taijiquan hingga Duilian (berpasangan).
Lalu ada Sanda, teknik pertarungan tangan kosong modern yang dikembangkan dari Wushu tradisional.