Kini, Jay Idzes menembus batas itu dan mendapatkan pengakuan resmi lewat pemindaian wajah 3D dari EA.
Kehadiran real face Jay Idzes bukan sekadar kosmetik visual. Di dunia gim sepak bola, fitur tersebut biasanya diberikan hanya kepada pemain-pemain yang berlaga di liga besar atau memiliki popularitas tinggi.
Dengan masuknya Jay Idzes ke daftar tersebut, menandakan bahwa performanya di Serie A dan perannya sebagai kapten Timnas Indonesia telah mendapat sorotan internasional.
Komentar positif pun berdatangan dari para penggemar di kolom komentar unggahan @virtualfootballers.
“Keren asli,” tulis akun @m.anggiti10.
“Mirip,” kata @noname.efootball.
Masuknya Jay Idzes ke dalam daftar pemain dengan real face juga membuka peluang bagi nama-nama lain di skuad Garuda untuk dikenal lebih luas di kancah internasional.
Tak sedikit fans yang berharap agar pemain-pemain seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Marselino Ferdinan suatu saat juga mendapat perlakuan serupa.
Dalam konteks yang lebih besar, pencapaian ini mencerminkan bagaimana kiprah pemain naturalisasi seperti Jay Idzes berhasil mengangkat citra sepak bola Indonesia ke level global.
Kehadirannya di Serie A Italia bukan hanya memperkuat Timnas Garuda secara teknis, tetapi juga menghadirkan representasi Indonesia di kompetisi elit Eropa yang jarang disentuh pemain Asia Tenggara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!